Jalan2 Murah di Jepun (Ep.2)
Setelah bicara soal akomodasi di Ep. 1, hari ini gw pengen ngulas topik kedua dalam episode postingan JJM di Jepun: transportasi.
Untuk menekan transportasi selama JJM di Jepang, satu hal yang pasti perlu adalah perencanaan yang matang. Ini dipermudah oleh betapa rapih, teratur, dan tepatnya prediksi waktu, biaya dan lama perjalanan kalo pake sistem kereta api atau bis di Jepang. Ada beberapa tips soal transportasi menuju dan selama di Jepang.
Jalan2 Murah di Jepun (Ep.1)
Halo lagi,
Dipicu oleh pertanyaan dari beberapa temen, kali ini gw mau posting tentang sesuatu yang tampaknya mengusik benak banyak orang yang cinta traveling: “Gw pengen jalan2 ke Jepang nih. Gimana sih caranya jalan2 murah ke Jepang?”
Bicara tentang jalan2 murah, tentunya gak lepas dari istilah backpacking, atau yang lebih gak sengsara dikit, flashpacking. Biasanya buku2 guide jalan2 murah (disingkat JJM) membagi2 pembahasannya ke beberapa kategori, yaitu sebelum berangkat, selama di negara tujuan, dan sesudah pulang ke negara asal. Tapi gw skarang pengen fokus pada kategori kedua, yaitu selama di negara tujuan. Tujuannya adalah menjawab pertanyaan: “Gimana cara menekan biaya selama di Jepang?”
Thank you A-FF Lab!
10 minutes before the time I set to go home tonight, I finished organizing all the papers, reports, etc that were downloaded in the past 3,5 years. Last job would be to cut and paste it to its new folder I have prepared before. But, being hungry and sleepy, I mistakenly deleted some folders and files I still need. OUCH!!!
Dear Sister
Congratulation!
Today is your graduation day. I’m sorry I can’t attend it when I promised you back then that I will make it anyhow. I miscalculate, it turns out you graduated earlier than I thought, which is a good thing.
I’m so happy that you can finish your study well. That you can have your M.D. (Medical Degree) when you are still 20 years old. 20 years old! Although there are some people who can finish even residency before their 20th birthday, I’m still so proud of you, little sister. As I always do.
Refleksi..
Katanya, kalo jadi orang jangan banyak maunya. Katanya, fokus itu penting. Jadi maunya dikit aja, yang penting fokus. Katanya, jadi orang itu harus bersyukur. Jangan dikasi hati minta jantung. Jangan pas minta A dapetnya B, ngeluhnya gak kelar2 semalem suntuk. Katanya, jadi orang itu harus ikhlas. Jangan pas gak dikasih, nyalahin keadaan. Jangan pas ngeliat orang lain lebih sukses, manyunnya seharian karna bibit-bibit sirik.
Tapi kok susah ya buat fokus? Tapi kok jarang ya bersyukur? Tapi kok berat ya buat ikhlas?
Ahh.. manusia emang kaya bajay ya? Ngeles mulu. Pas ditanya 3 pertanyaan itu, jawabannya panjaaangg berentetan. Soalnya ini itu ini itu. Karna bla bli blu ble blo. Abisan A, B, C, …, Z.
Ahh.. Q, kamu emang harus belajar jadi manusia yang lebih baik lagi. Yang fokus, yang bersyukur, yang ikhlas. Yang punya disiplin, yang punya integritas, yang punya kelapangan hati. *sebenernya masih banyak “yang punya…… ” yang laen sih, tapi katanya jangan banyak maunya, jadi udahan deh
*. Aminn… wish me to be a better person tomorrow.
PS: gak lagi ulang taun kokkk, gak lagi taun baru juga… tapi lagi memulai hidup baru dengan si doi, en baru 2 hari udah panjang daftar dosanya hehe.. jadi deh refleksi tengah malem ditemenin si doi yang lagi ngorok. wish me luck in being a good wife ya
. After all these years of being sooo independent, life as a wife must be a big challenge for me.
Powered by Qumana


