Syok nih?

Standard

1 bulan di Singapur, ada dua hal yang bikin culture shock. Eh, syok sih iya, tapi kultur bukan ya? Yah intinya sih karna beda dari ekspektasi aja. Mungkin karna gw ngeset ekspektasinya ketinggian kali ya, ngikutin standar Jepang :P. Nah, Jadi apa yang bikin syok?

Pertama adalah, iiihhh, Singapur kok jorok siiiii. Bayangkan, sebulan di sini, gw udah 2 kali menemukan kotoran manusia berceceran di tempat umum. Yaiks! Yang pertama adalah di taman di pinggir reservoir yang ada deket rumah. Gatau sih itu reservoir apaan, tapi berhubung reservoir terasosiasi sama air, my God, gw langsung ga percaya minum air tap (gada hubungannya ya? :D). Kedua adalah di plaza deket rumah juga. Lagi mo ke ATM masukin duit, pas lewat taxi stand, oh noooo! Baunya udah heboh dari jarak 200 meter. Ya ampun bececerannya juga heboh. *sigh*

Whyyyy?? Why me maksudnya. Sodaranya G yang tinggal 12 taon di sini aja ga pernah nemuin begituan. Apa ini daerah gw aja ya orang2nya jorok? Mangsalahnya ini di tempat umum begitu loh. Ya emang sih gw ke dua tempat itu jam 6 pagi, yang mana masih gelap subuh gitu dan tempat2 umum belom/baru akan dibersihin. Oke, mungkin itu deket tempat tinggal gw aja kali ya, tapi tapiiiii… Yaiks!

Kedua adalah, oke, gw udah pernah komplen di status fb (ga penting :D). Orang sini gak bisa nyetir apa?! Tiap kali naek taksi, pasti mabok darat. Ya emang sih gw selalu mabokan di laut dan udara, jadi ini apa gw yang norak, ato… apa supir2 itu mo ngebunuh gw? Edan, prasaan mang bajaj aja ga segitunya. Kaya travel2 Jakarta-Bandung itu, meliuk2 kaya uler dan ga bisa jaga jarak. Very stressful! Terus gw perhatiin banyak yang parkirnya maju mundur terus, secara tempat parkir segede2 gaban. Kali mereka harus belajar dari orang Jepang ya yang bisa parkir di tempat2 mengagumkan saking sempitnya.

Okeh, segitu saja laporan culture shock pada bulan pertama tinggal di Singapur. Belom banyak temen orang sini, jadi blom bisa menilai dengan dalam. Sejauh ini kesan pertama adalah lebih vibrant dari Jepun, tapi juga somehow lebih berasa artificial. Nantikan laporan berikutnya yak hehe.

Oia, happy new year! Wish us all the best in the coming year. Big hugs from rainy Singapore!

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s