Jalan2 Murah di Jepun (Ep.3)

Standard

Setelah pembahasan tentang akomodasi dan transportasi, mari kita lanjutkan dengan makanan.

Menjawab pertanyaan “Gimana cara menekan biaya makanan tapi tidak melewatkan culinary cuisine di Jepang?” memang sedikit tricky. Apalagi makanan adalah salah satu hal dimana frase “harga berbanding lurus dengan kualitas” itu benar adanya. Tapi, sayang banget kalo ngelewatin makanan Jepun yang ENAK hanya karna pengen menekan biaya. Nah, untuk ngakalinnya, ada beberapa tips yang gw pikir bisa diterapkan disini.

Tips 1. Berhenti meng-konversi nilai tukar uang!

Hahaha… *ketawa mengingat kelakuan sendiri waktu baru dateng ke Jepang :D*. Seriously, ini penting banget loh. Kalo engga, gak makan deh kita, adanya makan ati liat harga2 makanan smua di atas 50 rebu rupiah.

Sebagai gantinya, bandingkan harga makanan yang akan dibeli dengan harga makanan yang “normal” menurut pendapatan orang di Jepang. Singkatnya harga makanan berkisar antara 500-2000 yen (kr2 50 rb-200 rb rph).  Jadi, dapat makanan dalam range harga itu adalah normal bagi orang2 di Jepang. Ini berarti (1) ngehemat dengan nyari makanan di bawah 500 yen per sekali makan boleh skali2, tapi jangan keterusan, nanti kurang gizi loh😀, dan (2) budget di bawah 500 yen sudah pasti berarti melewatkan makanan2 Jepun yang super ENAK. Jadi gimana dong? Lanjut ke tips berikutnya.

Tips 2. Budgeting dan memperhatikan waktu makan

Intinya tetapkan budget untuk makanan perhari, dan tetapkan jumlahnya berdasarkan waktu makan. Budget yang ideal dalam sehari menurut gw adalah 2500 yen: 300 untuk sarapan, 1000 untuk lunch, 1200 untuk makan malam. Tentunya bisa bertahan sehari dengan biaya 0 yen (misalnya bawa indomi dan makan itu 3 kali sehari) sampai dengan tak terhingga  yen (misalnya kalo cukup kaya untuk gak ngitung2 duit). 2,500 yen sehari itu udah bisa makan enak bangett.. say paginya makan onigiri aja (termurah:105 yen), terus siangnya cari restoran yang menawarkan paket makan siang yang biasanya berharga 980 yen udah termasuk salad dan drink, atau restoran yang menawarkan all-you-can-eat/drink seperti Erawan (in Japanese) di Shinjuku. Atau bisa juga memanfaatkan jasa situs bento ato disini untuk cari restoran kaya gitu. Curiganya gw, seluruh jenis makanan itu ada restoran all-you-can-eatnya di Tokyo, jadi maksimalkan waktu cari info kalau ingin menghemat tapi tetap ingin makan enak. Tips berbahaya: kalau memungkinkan, bawa lunchbox buat diisi makan malem pada saat makan siang di tempat all-you-can-eat hihihi..😀. Kemudian untuk makan malem, bisa makan fast-food, roti2an, atau restoran di bawah 1,200 yen.

Tips 3. Cari info detil tentang universitas di kota tujuan

Kenapa? Karena berbagai makanan khas Jepang tersedia di kantin2 kampus yang cukup bebas dimasuki oleh siapapun. Dengan tampang backpacker yang identik dengan tampang mahasiswa asing kekurangan duit, harusnya gelagat kita yang super perhitungan cukup familiar bagi para penjaga kantin. Kendala bahasa harusnya tidak jadi masalah dalam memesan makanan, karena kita bisa nunjuk contoh makanan yang biasanya dipajang di kantin, atau merhatiin cara orang lain mesen. Masalahnya cuma satu  bagi yang Muslim, bagaimana cara membedakan benda berbabi atau tidak. Saran gw, hapalkan gimana cara bilang atau selalu bawa tulisan yang berarti “ga boleh makan babi” dan perlihatkan ke penjaga kantin (versi singkatnya: “buta dame”, atau tulisan “豚だめ”).

Tips 4. Masak atau berbelanja di supermarket

Ini tentu saja kalau bisa nemu tempat tinggal yang memungkinkan untuk memasak. Gak usah masak yang ribet2, yang simpel aja kaya telor goreng biar ga terlalu ganggu yang punya rumah. Yang paling mungkin adalah beli bahan makanan yang gak perlu dimasak terus di”rakit” di rumah, misalnya roti dan selai buat sarapan, per-salad-an buat makan malem (sambil diet hehe..), atau nasi atau lauk jadi yang banyak dijual di supermarket. Satu tips adalah, biasanya supermarket itu men-diskon makanan jadi siap jual setelah jam 8 malem. Di supermarket deket rumah gw misalnya, setelah jam 7, makanan didiskon 10-20%, dan setelah jam 8, didiskon 50%. Lumayan buat ngehemat, asal siap sikut2an ama nenek2 Jepun yang suka brangasan kalo liat diskon😀.

Tips 5. Dessert!

Perlu gw tekankan, bahwa kue2 di Jepun itu enak enakkkkkkk, tapi mahal2. Tips pertama adalah carilah tempat makan kue all-you-can-eat, kaya Sweet Paradise. Tips kedua adalah masuklah ke supermarket gede, cari toko2 tempat jualan kue, dan carilah sampel2 kue yang biasanya dikasi untuk kue2 kreasi baru mereka😉.

Tips tambahan

  • Bawa bekel minum. Air keran di Jepang umumnya bisa diminum, tapi bagi yang ingin berjaga2, biasanya di tempat umum ada kok tempat khusus untuk minum air.
  • Beli makanan berkalori tinggi pengganti makanan berat yang biasa dijual di convenience store atau konbini. Bentuknya kaya biskuit, tapi makan 2 biji aja kenyanggg banget, misalnya Calorie Mate. Kalo gw sukanya adalah BalanceUp rasa keju (bentuknya kaya gini), enak, murah dan kenyang hehe.. Tapi jangan sering2 ya, nanti kurang gizi😛

Untuk sementara, baru segitu aja tips2 tentang makanan yang terpikirkan oleh gw. Nanti diapdet deh kalo ada lagi yang kepikiran. Selamat berburu makanan enak di Jepun!

4 responses »

  1. Kalo tips makan murah pas jalan2 bagi orang2 yang nggak terlalu mentingin kuliner (yang penting perut keisi), rebus telor atau beli tuna/ ikan kalengan yang seratus yenan plus nasinya. bekel tiap jalan2 hihihi.. paling untuk tiga kali makan cuma keluar 400 yen-an😀 Itu yang gw pelajari dari adik2 lu yang di tokyo noy pas nginep di tempat gw *waktu itu gw mikir busyet dah nih anak2 hebat bener effort untuk budget travelingnya😀

  2. Tips dari si Gm…
    Makannya sekali ajah.

    Gak usah sarapan. Cukup minum air putih saja… trus makan siang di all-you-can-eat pas hampir batas waktu menu makan siang berakhir (deket-deket jam 4? Jam 5?)… dan skip makan malam :D…

    Tentu saja ini hanya bisa diaplikasikan untuk orang liburan. Untuk jangka waktu panjang, kalo tiap hari makan kayak gini, badan ya bakalan ambruk juga sepertinya :D…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s