[Tips] Merencanakan liburan

Standard

Kali ini gw pengen nulis tentang liburan lagi ah, soalnya dalam suatu momen yang sangat jarang, G kepikiran pengen liburan pas tahun baru Cina. Gw disuruh mikirin kemana dan bikin proposal dana *tega nih doi, apa2 kudu pake proposal*.

Tema kali ini adalah gimana sih cara gw merencanakan liburan? Kami berdua ga suka pake travel sih, kapok dikejar2 waktu dan tour guide, plus merencanakan sendiri biasanya lebih murah dan fleksibel. Siapa tau ada yang lagi butuh tips dan inspirasi😉. Oh iya, sebelum lupa, tulisan ini relevan buat yang mo liburan tapi blom punya tujuan khusus, pokonya mah yang penting mah jalan2 ajalah.

Langkah pertama adalah melihat prioritas preferensi dan menentukan constraints. Buat kami berdua, ada dua hal yang selalu jadi prioritas:

  1. Waktu. Karna gw pengangguran, jadi pertanyaannya selalu si G ada slot liburan kapan dan bisanya brapa hari?
  2. Budget. Minimalis, tapi flashpacking lah yaa.. ga backpacking2 amat. Flashpacking = backpaking + sedikit elemen romantisme, maksudnya maunya bedua aja😀. Jadi akomodasinya ga mau dorm, maunya private room. Tapi di budget hostel aja, ga perlu resort lah ya.

Dua hal ini selalu memberikan batasan pada lokasi tujuan liburan dan transportasi apa yang akan digunakan. Contoh adalah rencana liburan pertama tahun ini. Tanggal merah buat Chinese New Year di sini adalah 11-12 Februari 2013, jadi bisa liburan pendek selama maksimal 4 hari. Artinya kalo mo enjoy, lokasi liburan ga bisa jauh2 dari Singapur dan Asia Tenggara.

Langkah kedua adalah mencari info transportasi murah. Alternatif transportasi adalah pesawat, kereta, bis, mobil (rental pastinya), dan feri. Dua constraints tadi masih tetap berlaku, ditambah satu lagi, gw orangnya mabokan, utamanya darat dan laut. Jadi kalo bisa siih, menghindari bis dan feri. Nah, kalo gw, step2nya biasanya adalah:

  1. Buka seluruh website budget airlines, misalnya AirAsia, JetStar, Silkair, Dragon air, China airlines, dkk siapa tau ada yang sesuai budget
  2. Buka seluruh website airlines biasa, misalnya Singapore Airlines, Cathay Pacific, Malaysia Airlines, Garuda, KLM, Luthfansa, Emirates, ANA, dan cari promo fare, siapa tauuu ada yang lagi sale
  3. Kalo gada yang oke, yukk mari beralih ke kereta. Buka situs favorit, Seat61, dan cari info travel dengan kereta di negara2 terdekat. Kalo kereta, yang dicari bukan tentang harga, tapi tentang lama perjalanan, kota tempat ‘nyambung’ ato transit, dan waktu berangkat/tiba kereta di kota2 itu. Kalo ternyata pake kereta sangat makan waktu atau kurang menarik atau susah nyambung2nya karna jaringan kereta yang tidak oke, yukk mari beralih ke bis.
  4. Untuk milih bis, yang dicari adalah kota2 tujuan bis yang berjarak maksimal 5 jam (untuk bis siang) dan 8 jam (untuk bis malam). Ini sih lebih karena gw mabokan itu tadi
  5. Selain bis, ada feri juga. Sekali lagi, berhubung gw suka mabok, kayanya ogah deh naek feri lebih dari 5 jam

Untuk kasus perjalanan gw skarang, hasil pencarian menunjukkan bahwa:

  • Untuk pesawat, yang memungkinkan adalah AirAsia ke Vietnam. Hanoi sekitar 280 SGD atau Ho Chi Minh sekitar 260 SGD, blom masuk asuransi dkk. Masih mahal sihhh, tapi simpen dulu deh infonya. Info lain lagi, yang murah sebenernya ke Indonesia, kota2 di Sumatra itulah, tapi.. masa cuma 4 hari?
  • Untuk kereta, jalur di daratan Asia cukup nyaman. Menurut perhitungan waktu transit, yang mememungkinkan adalah ke Malaysia sampai Thailand Selatan.
  • Untuk bis, yang memungkinkan adalah kota2 di Malaysia
  • Untuk feri, jelas, tujuannya adalah Batam, Bintan, atau pulau2 lain di sekitar Singapur, termasuk di Kep.Riau.

Nah, pada titik ini biasanya udah ada bayangan tentang kota yang menarik dan sesuai dengan constraint waktu dan budget, jadi gw harusnya udah punya alternatif tujuan. Jadi langkah ketiga adalah mencari info tentang kota2 alternatif tujuan.

Gada punya pertimbangan khusus sih dalam memilih kota tertentu. Yang jelas kalo disuruh milih deket laut apa gunung, gw milih laut. Kota apa desa, gw milih kota. Kota kecil juga gapapa, asal gak ndeso2 banget gitu loh. Sisanya lebih pada kombinasi preferensi yang gw sebutin di atas, mana yang paling masuk akal itulah yang dipilih. Biasanya gw nyari infonya tentang:

  • Ukuran dan peta kota : untuk orientasi spasial (ih, plano banget), termasuk kira2 seramai apa kota itu
  • Cuaca dan lokasi (laut apa gunung): untuk kepentingan nentuin barang2 yang dibawa
  • Sejarah dan agama: biar kebayang bentuk2 kota dan bangunan2nya

Kembali ke contoh kasus, pilihannya adalah Vietnam, Malaysia, Thailand Selatan, atau Indonesia. Vietnam dicoret karna terlalu mahal buat 4 hari. Indonesia kalo feri paling ke Batam ato Bintan. Batam udah, Bintan mahal. Yang lainnya masih mikir2 karna gw lagi males naek pesawat. Thailand Selatan agak kejauhan buat ngereta karna butuh sekitar 36 jam sama transit2nya. Malaysia paling pas, tapi ke mana?

Setelah cari2 info sekilas via om Google tentang kota2 di Malaysia gw memutuskan bahwa Penang nih kayanya paling pas buat liburan 4 hari. Bisa ngereta, ada kota, ada laut, ada budaya, makanan tampak enak, harga cukup terjangkau, dan bisa nyepedahan ato rental mobil kalo mau. Googling sekilas tentang akomodasi, tampak terjangkau. Penang it is!

Langkah keempat adalah mencari info detil perjalanan dan kota pilihan. Info yang dicari terutama tentang:

  • Akomodasi murah, misalnya tentang budget hostel, promo hotel, pengguna couchsurfing, dan kadang2 fb atau brainstorming tentang teman atau teman yang punya teman yang tinggal di sana dan bisa diinepin.
  • Transportasi dalam kota biar tau cara mencapai lokasi2 tertentu, info rental sepeda dan rental mobil termasuk penggunaan SIM internasional
  • Tempat2 menarik. Kalo ini biasanya gw nyari blog orang yang tinggal di kota itu dan menghindari situs2 seperti lonely planet dan semacamnya. Ini terkait dengan gaya traveling gw dan G sih yang lebih seneng mengamati kehidupan sehari2 dibanding pergi ke tempat wisata. Kayanya dua tujuan ‘wajib’ buat kami adalah: kampus dan pasar. Tujuan semi-wajib buat G adalah ‘kampung’ dalam kota atau lorong2 di balik2 gedung/rumah orang. Dan tujuan semi-wajib buat gw adalah taman.

Pada contoh kasus, akomodasi milih budget hostel karna ber-flashpacking. Berdasarkan hasil pencarian, sepertinya gw mo nyobain hostel ini ah: Ryokan. Jepang banget ga siii namanya haha, they had me at their name😀. Ada tempat2 lain yang lebih murah, tapi tempat ini tampak memenuhi standar gw yang clean-freak ini. Transportasi tampak bisa nyewa sepeda keliling kota. Keliling Pulau Penang ga mungkin, 88 km bo. Kalo mau nyewa mobil kali ye berhubung SIM Internasional bisa dipake. Tempat2 menarik bisa dilihat di situs Tourism Penang dan tanya om gugel. Oia, di tourism Penang itu juga ada info2 hotel murah dkk. Ada juga blog penghuni lokal yang bisa dijadikan referensi. Yah, cukuplah info segitu, sisanya muter2 sendiri aja. Pake sepeda. Ampe gempor.😀

Langkah kelima adalah menyusun proposal budget buat G. Karena sudah melakukan langkah kedua dan keempat, jadinya bisa lebih gampang. Proposal budget gw mencakup transportasi, akomodasi, makan, jalan2 dan others. Transport dibagi jadi perjalanan utama (harga tiket kereta, feri, dkk) dan dalam kota (perkiraan sewa sepeda, bis, metro, dkk). Akomodasi udah jelas lah ya, makan adalah perkiraan harga makan di warung x 3 kali, jalan2 berisi harga tiket2 masuk museum dan semacamnya. Others berisi budget buat jajan2, belanja, dan jaga2. Ini biasanya sekitar 25% budget total + pembulatannya. Sebelum bikin proposal budget gw biasanya ngebahas dulu ama G tentang hasil pencarian gw pada langkah 1-4. Kalo udah diapprove, baru ngitung2 duit secara detil.

Nahh, terkait contoh kasus, sebenernya gw pengen nge-share sih kalo udah jadi. Sayangnya pada suatu malem, G mengumumkan mau membatalkan rencana jalan2. Mo ngerjain tesis katanya. Umm, kalo udah ngomongin tesis, apa yang bisa gw perbuat? Been there, done that, nyerah tanpa perlawanan lah yaaa si gw.

Yah, meskipun kuciwa gak jadi pergi, seenggaknya ada hasilnya lah: nulis di blog. Semoga berguna bagi yang membutuhkan inspirasi. Sekalian, kalo tiba2 rencananya hidup kembali udah ada dokumentasi link2nya. Kalo G udah bebas jaya dari tesisnya, akan gw paksa buat ke Penang. Horeee..

2 responses »

  1. Kalau mau kebintan murah kok mbak,dari batam ambil paket tour aja ke lagoi bintan harga berkisar mulai 200 rb sampe jutaan tergantung paket nya untuk 2 hr 1 mlm,sdh termasuk hotel,break fast,diner ama jemputan dipelabuhan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s