Tentang beberes (3)

Standard

Jadi, bagaimana hasil proyek beberes rumah yang berlangsung selama kurang lebih 3 bulan itu?

Singkatnya, tentu saja wajah rumah berubah. Rumah menjadi luas, lega, dan menyenangkan untuk ditinggali. Semua barang yang ada di rumah sekarang adalah barang2 pilihan kami semua. Walaupun berat berpisah dengan banyak barang milik mamapapa, kami mengucapkan terima kasih atas jasa2 mereka selama ini. Semoga mereka mendapatkan rumah dan pemilik baru yang akan memanfaatkan mereka semaksimal mungkin. Semoga mereka menemukan cinta di tempat yang baru.

Berikut beberapa foto yang menunjukkan perubahan drastis beberapa ruangan di rumah kami.  

Ruang tengah

Awalnya ruang tengah penuh dengan 6+ lemari penuh pernak-pernik yang dipajang berdesakan satu sama lain. Setelah proyek beberes, hanya ada 1 lemari berisi pernak-pernik pilihan yang dipajang sedemikian rupa sehingga semua bisa terlihat dan kami nikmati. 

 

This slideshow requires JavaScript.

Perpustakaan 

Awalnya semua buku, dokumen dan kertas2 tersebar di beberapa ruangan. Koleksi terbesar ditemukan di sebuah kamar buku, sementara sisanya tersebar di berbagai ruangan, termasuk dalam kardus2 dan karung2 yang disimpan di gudang. Proses pemilahan ini termasuk salah satu yang paling memakan energi, mengingat papa adalah peneliti yang memiliki cukup banyak buku, mama adalah pengusaha dengan berbagai catatan bisnis tersebar dalam dokumen dan kertas2, dan si cinta bersaudara adalah penggemar buku pada masa kecilnya. Setelah proyek beberes, semua buku tersimpan rapi dalam 2 lemari perpustakaan yang disimpan di ruang tengah agar dapat dinikmati kapan saja oleh siapa saja.

 

This slideshow requires JavaScript.

Kamar tidur 

Seperti yang sudah saya sebutkan sebelumnya, kamar tidur diserahkan pada masing2 untuk mendekor. Berikut foto dari dua kamar yang kami pakai ketika melakukan proyek beberes, sebelum dan sesudah. Oia, abaikan tempat tidur yang berantakan :D. Berhubung masih sedang di-upgrade, bentuk yang sekarang belumlah bentuk final yang kami inginkan.  

 

This slideshow requires JavaScript.

Kantor

Ruangan ini dulunya adalah salah satu kamar tamu yang cukup sering dipakai tidur. Karena lokasinya yang paling dekat dengan sumber wi-fi, dan cukup terlindung dari suara2 bising tetangga ataupun luar rumah, kamar ini dipilih menjadi ruang kantor dan mengalami transformasi yang cukup drastis. Sebenarnya ada satu lagi kamar yang bernasib serupa, namun tidak ditampilkan di sini sebab kamar tersebut masih menunggu proses perbaikan atap yang selalu bocor di musim hujan. 

 

This slideshow requires JavaScript.

Dining dan dapur

Ruang makan dan dapur adalah salah satu transformasi terbesar dalam proyek ini. Sebelumnya, ruang makan sangat dipenuhi barang sehingga susah untuk bermanuver (jalan aja susah gitu maksudnya). Lemari2 yang penuh sesak oleh barang hampir tidak pernah dibuka selama bertahun2 dan menjadi sarang keluarga tikus dan kecoa. Setelah lemari dibongkar, dinding dan atap diperbaiki, dan barang2 yang lolos seleksi ditata dengan baik, ruangan ini menjadi salah satu ruang favorit kami semua untuk nongkrong dan ngobrol, bahkan bekerja (sambil nyemil). Memang masih banyak peralatan masak yang tertinggal dan masih akan terus dikurangi, tapi untuk anggota geng yang hobi masak, setidaknya dapur sudah bisa dipakai untuk memasak dengan nyaman. 

 

This slideshow requires JavaScript.

Gudang

Bisa dibilang gudang mengalami penyusutan luar biasa. Sebelumnya, berdasarkan ingatan si cinta, ada 3 ruangan yang resmi disebut gudang dan 4 ruangan lain yang difungsikan sebagai gudang. Beberapa di antaranya bisa dilihat di foto di bawah ini (sebelum). Sekarang, semua dibiarkan kosong tanpa isi, kecuali satu. Awalnya kami bahkan berniat untuk tidak memiliki gudang karena ingin semua barang yang disimpan agar terpakai dan yang tidak berfungsi agar keluar dari rumah. Tetapi atas dorongan BerGud, kami pun setuju untuk memiliki satu gudang minimalis yang berisi barang2 yang benar2 hanya sekali2 dipakai, seperti kursi tambahan dan peralatan masak kelas berat. 

 

This slideshow requires JavaScript.

Demikian kira-kira gambaran transformasi rumah kami melalui proyek beberes ini. Tentu saja masih ada peer yang tertunda, yaitu menata dan menampilkan barang-barang memori seperti foto, surat-surat lama, piagam penghargaan, dan semacamnya. Masih ada pula barang-barang yang belum sanggup dilepas sekarang, seperti benda-benda yang dipakai mama di minggu-minggu terakhirnya. Masih ada kenangan-kenangan yang belum sanggup dikunjungi kembali tanpa melibatkan emosi yang melimpah ruah. Hal ini berarti proses berkabung masih terus berlanjut bagi kami masing-masing. Namun yang jelas, semua benda yang tersimpan saat ini sudah kembali menemukan ‘rumah’nya masing-masing. Tentu saja, semua sudah ditata dengan baik agar siapapun bisa melihat dan menikmatinya kapan saja.

Setelah proses ini selesai dan tim beberes resmi dibubarkan, saya merasa bahwa bab kehidupan bersama mamapapa sudah ditutup dengan baik. Seperti halnya remaja yang beranjak dewasa, saat ini kami semua sedang membuka bab baru dalam kehidupan masing-masing tanpa keberadaan mamapapa dengan hati terbuka. Berada di belahan dunia yang berbeda cukup membantu untuk menjadi semakin mandiri dengan kehidupan masing-masing. Di saat yang sama, kami meninggalkan Bandung dengan perasaan yang ringan dan penuh keinginan untuk kembali pulang dan menikmati masa-masa yang akan datang di rumah itu. Dalam hal ini, proyek beberes berhasil mencapai tujuan utamanya yaitu menjadikan Bandung kembali menjadi rumah yang nyaman untuk kami semua.

Demikian seri postingan mengenai proyek beberes alias decluttering rumah keluarga si cinta. Saya pribadi ingin mengucapkan terima kasih kepada si cinta bersaudara yang dengan bahagianya melibatkan saya dalam proyek ini. Tentunya saya belajar banyak dalam prosesnya dan berkesimpulan bahwa saya senang sekali melakukan proses transformasi fisik dengan decluttering atau beberes seperti ini. Kali berikutnya, saya akan berbagi sedikit hasil belajar saya tentang decluttering secara teori maupun praktek. ###

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s